Langkah Awal mengatasi Diare Anak – Diare pada anak dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan tindakan yang tepat. Oleh karena itu, ibu harus mengetahui apa saja tanda-tanda diare pada anak dan langkah awal pengobatan jika muncul sejumlah gejala.

Langkah Awal mengatasi Diare Anak

Hampir semua anak pasti pernah menderita diare. Gangguan kesehatan ini ditandai dengan perubahan tekstur feses yang menjadi lebih lunak atau berair. Selain tekstur, frekuensi buang air besar juga meningkat. Hal ini dapat memicu dehidrasi pada anak-anak, yang dapat mengancam jiwa. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, ini adalah langkah awal dalam mengobati diare pada anak.

Ketahui penyebab dan gejalanya

Sebelum mengetahui apa saja langkah awal mengobati diare pada anak, sebaiknya ibu mengetahui terlebih dahulu penyebab dan gejalanya. Selain perubahan tekstur dan frekuensi buang air besar, gejala biasanya disertai sebagai berikut:

  • Demam;
  • Mual;
  • Muntah;
  • Nafsu makan berkurang;
  • Dehidrasi ringan.

Penyebabnya sendiri akan tergantung pada durasi diare, apakah kurang dari dua minggu (diare akut) atau lebih lama (diare kronis). Berikut beberapa kondisi yang menyebabkan diare akut pada anak:

  • alergi makanan;
  • Keracunan makanan;
  • Infeksi saluran cerna yang disebabkan oleh virus;
  • Penggunaan antibiotik.

Sedangkan diare kronis biasanya disebabkan oleh kondisi berikut:

  • Intoleransi makanan;
  • Infeksi parasit;
  • Iritasi usus.

Selain menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah diare, ibu juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizinya dengan memberikan suplemen atau multivitamin yang diperlukan. Untuk membelinya, ibu-ibu bisa menggunakan fitur “toko kesehatan” di aplikasi Halodoc. Jika diare sudah terjadi pada anak dengan intensitas ringan, berikut beberapa langkah sederhana untuk mengatasinya.

Cara mengobati diare pada anak pada tahap pertama

Sebagian besar diare pada anak disebabkan oleh virus yang disebabkan oleh kebersihan yang buruk. Lalu apa yang bisa dilakukan untuk pertolongan pertama saat anak mengalami diare? Ibu tidak perlu terlalu khawatir, jika muncul gejala ringan, berikut langkah awal mengatasi diare pada anak:

  1. Berikan larutan oralit

Jika ibu memiliki anak yang terus menyusui dan mengalami diare, disarankan untuk memberikan ASI lebih sering untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Jika bayi Anda tidak lagi menyusui, berikan banyak cairan pengganti yang mengandung elektrolit dan garam, seperti sup ayam atau jus.

  1. Berikan larutan oralit

Solusi oralit terdiri dari sejumput garam dan gula dicampur dengan air hangat. Jika Anda tidak punya waktu untuk menyiapkannya sendiri, Anda bisa memberikan larutan oralit siap pakai di apotek. Larutan oralit hadir dalam dua jenis, yaitu cair dalam vial siap minum atau dalam bentuk bubuk.

  1. Kenali gejala berbahaya

Dehidrasi adalah komplikasi diare yang paling mematikan. Jika tidak ditangani dengan tindakan yang tepat, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi parah dan berpotensi fatal. Jika ini terjadi, anak bisa mengalami kejang, kerusakan otak, bahkan kematian. Gejala-gejala berikut berbahaya dan memerlukan perhatian medis segera:

  • Mulut kering dan bibir mengelupas.
  • Penurunan frekuensi buang air kecil dengan urin berwarna gelap dan berbau.
  • Anak-anak tidak meneteskan air mata ketika mereka menangis.
  • Bocah itu terlihat sangat lemah.
  • Jari-jari terasa dingin dan kulit tampak kering.

Jika sejumlah gejala berbahaya muncul, ibu disarankan untuk segera membawanya ke rumah sakit terdekat agar anak mendapat penanganan yang tepat. Ingatlah bahwa kematian menjadi komplikasi paling serius jika gejala parah tidak ditangani dengan benar.

Mungkin itu saja informasi yang dapat kami sampaikan untuk Anda semua, semoga informasi yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua. Kunjungi situs dari Plazamedis untuk mendapatkan berbagai macam promo menarik mengenai biaya medical check up.