Ragam Obat Diare dan Cara Menggunakannya – Diare menyebabkan penderitanya mengalami peningkatan frekuensi buang air besar dengan tinja yang encer. Kondisi ini juga ditandai dengan gejala kram perut, mual dan muntah, serta demam. Akibat sering buang air besar, penderita diare biasanya merasa lemas, bahkan mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ragam Obat Diare dan Cara Menggunakannya

Oleh karena itu, pengobatan perlu segera dilakukan. Tujuannya untuk mengobati diare dan mencegah komplikasi. Ingin tahu apa saja jenis dan jenis obat diare yang bisa digunakan? Cara Penggunaan?

Obat diare dikonsumsi untuk mengobati diare, agar tidak cepat parah. Konsumsi obat diare juga bisa dilakukan untuk mengobati diare yang tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari. Namun, tahukah Anda jenis obat diare apa saja yang efektif dan bagaimana cara menggunakannya?

Saat meminum obat diare, disarankan untuk selalu memperhatikan petunjuk pemakaiannya. Hal tersebut dilakukan agar obat dapat bekerja secara maksimal dan cepat meredakan gejala penyakit. Pengobatan diare diberikan sesuai dengan kondisi tubuh dan penyebab diare. Perlu diketahui, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab kondisi ini, mulai dari infeksi virus dan bakteri hingga efek samping obat tertentu.

Ada beberapa jenis obat diare yang bisa digunakan, diantaranya:

1.Oralit

Diare meningkatkan risiko dehidrasi alias kekurangan cairan dalam tubuh. Nah, salah satu obat diare yang bisa digunakan adalah oralit. Obat bubuk ini berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh. Cara pemakaiannya adalah dengan mencampurkan satu paket bubuk oralit dengan 200 mililiter air atau sesuai petunjuk, diaduk dan diminum.

  1. Probiotic

Obat diare selanjutnya adalah probiotic, yaitu bakteri baik yang terdapat pada makanan atau minuman. Saat mengalami diare, usahakan mengonsumsi makanan yang kaya probiotic, seperti tempe dan yogurt. Probiotic juga dapat ditemukan pada jenis obat khusus, dan biasanya digunakan untuk mengatasi diare yang terjadi akibat infeksi atau efek samping obat.

  1. Karbon Aktif

Untuk mengobati diare, Anda bisa mengonsumsi obat yang mengandung karbon aktif atau arang aktif, seperti norit. Cara kerja karbon aktif adalah dengan menyerap racun penyebab diare. Setelah itu, racun akan dikeluarkan bersama dengan feses atau feses. Perhatikan petunjuk pada kemasan atau resep dokter saat meminum obat ini.

  1. Obat anti diare

Obat antidiare dapat digunakan untuk mengobati diare yang bersifat akut. Ada beberapa jenis obat diare yang mungkin diresepkan dokter Anda, termasuk loperamide atau bismuth subsalicylate. Keduanya merupakan obat diare untuk orang dewasa.

Loperamide dalam bentuk tablet dan diminum pertama kali dengan dosis 2 tablet. Kemudian lanjutkan dengan 1 tablet setelah setiap buang air besar. Obat ini tidak boleh diminum lebih dari 6 tablet dalam satu hari. Sedangkan dosis bismuth subsalicylate biasa adalah 2 tablet setiap 1-2 jam dengan maksimal 16 tablet sehari.

Obat diare yang dibutuhkan mungkin berbeda dari orang ke orang, tergantung pada tingkat keparahan dan penyebab diare. Namun, sebaiknya jangan sembarangan memilih dan mengonsumsi obat-obatan. Untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik, kalian harus memeriksakan diri pada dokter.

Melakukan pemeriksaan kesehatan juga sangatlah penting untuk rutin dilakukan, dengan kalian rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kalian dapat menjaga kondisi kesehatan tubuh Anda agar selalu terkontrol. Salah satu cara melakukan pemeriksaan kesehatan adalah dengan rutin melakukan Medical Check Up. Biaya medical check up pun saat ini sudah sangatlah terjangkau.

Saat ini sudah banyak klinik atau rumah sakit yang memberikan harga medical check up dengan sangat terjangkau. Kalian yang ingin mendapatkan daya tahan tubuh yang sehat dapat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ya.